IndoSeks - Seorang gadis ABG yang masih duduk di bangku sekolah kelas VIII SMP di Palembang di perkosa temannya sendiri berjumlah 12 orang secara bergiliran di rumah kosong.

ABG Diperkosa
Korban Na (13) warga Jalan Pangeran Antasari Kelurahan 14 Ilir Kecamatan IT I, Palembang ini diperkosa secara bergilir, korban disekap dan ditutup matanya serta tangan dan kakinya dipegang oleh para pelaku sehingga korban tak berdaya untuk melawan. Kejadian tersebut terjadi pada hari Selasa pada awal Desember 2014 lalu di kawasan 15 Ilir di sebuah rumah kosong sekitar pukul 11.00, saat sekolah sedang Clasmeeting.

Aantara korban dan pelaku ada hubungan pertemanan mereka tergabung dalam komunitas suporter SFC Ultras yang bernama Busir (Brigata Ultras 15 Ilir). 

Berdasarkan pengakuan korban "Kami ini biasa kumpul-kumpul karena satu komunitas suporter, siang itu mereka ramai-ramai menarik saya ke gedung kosong di kawasan 15 ilir. Ada yang pegang tangan, pegangi kaki saya, menyekap mulut, menutup mata dan ada juga yang membuka celana saya,"bebernya.

Setelah itu, sambung korban, satu per satu diantara mereka memperkosa secara bergantian. "Saya sudah berusaha berontak dan teriak-teriak malahan saya juga menangis tapi mereka tetap memperkosa saya. Satu persatu kemaluan mereka dimasukkan ke kemaluan saya. Setelah itu saya ditinggal begitu saja dan ada orang lain yang saya kenal menolong mengantarkan kerumah,"kata Na sambil menetes air mata, saat ibu Na dan bapak, Zainal melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta.

Sementara, Kasat Rekrim Polresta Palembang, Kompol Suryadi, terkait laporan korban mengatakan, laporan sudah kita terima dan satu pelaku sudah diamankan untuk dilakukan pengembangan.

"Laporan diterima karena ada saksi yakni teman korban yang melihat. Nanti saksi akan kita ambill keterangannya, untuk diketahui apakah benar, apa yang dikatakan korban," ungkap Suryadi

Ditambahkannya, jika nanti diketahui benar pelaku akan kita jerat dengan undang-undang anak, "Hingga kini pelaku masih dalam pemeriksaan," tutupnya.

IndoSeks - NL (17), mahasiswi salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Bandung harus menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh FS (32), warga Kampung Caringin, Desa Margalaksana, Kecamatan Cipendeuy, Kabupaten Bandung Barat. 

Mahasiswi Bandung Diperkosa Supir AngkotDengan bermodal sebagai 'orang pintar',  FS berhasil menipu NL dengan cara menakut-nakuti bahwa ada jarum dalam tubuh NL dan lama-lama akan menusuk ke jantung. 

Awal mula kisah ini berawal dari FS yang mencari jodoh. Berbekal dikenalkan oleh salah seorang temannya, FS berhasil berkenalan dengan NL dan menjalin komunikasi. Singkat cerita hubungan FS dan NL semakin dekat. FS mengaku sebagai mahasiswa S2 dan bisa melihat hal-hal gaib hingga akhirnya menakut-nakuti NL.

Saat melakukan pendekatan tersebut, FS mengatakan jika korban telah kena guna-guna dari seseorang berupa jarum yang masuk ke dalam tubuhnya.

"Tersangka (FS) menakut-nakuti korban (NL). Kalau misalnya mau sembuh harus ngikutin petunjuknya dan ritual yang dianjurkan oleh tersangka," kata Kasat Reskrim Polrestabes Bandung,  AKBP Mokhamad Ngajib, Minggu (14/12/2014).

Akhirnya, korban pun menyetujui ajakan FS untuk diobati olehnya. Setelah berkeliling kota beberapa saat, FS pun mengajak korban ke sebuah dengan alasan akan memulai ritual. NL yang tertipu akhirnya menuruti perintah FS untuk ikut ke hotel di daerah Stasiun Bandung untuk dilakukan pengobatan dan harus membuka baju.

“Sebenarnya tersangka ini sudah membawa jarum sebelumnya. Lalu ritual dimulai dengan tersangka meraba-raba tubuh korban dan memperlihatkan jarum yang telah dibawa sebelumnya seolah sudah keluar,” bebernya.

Tak sampai di situ, tersangka pun berdalih masih ada jarum yang bersarang di kemaluan korban. Namun korban menolak untuk diobati. “Tapi saat itu korban dibekap sampai tak berdaya. Hingga akhirnya persetubuhan dengan cara paksa pun (perkosaan) terjadi,” terangnya.

Setelah itu korban diajak pulang dengan menggunakan kereta menuju daerah Cilcalengka, Kabupaten Bandung. Setelah mencapai Stasiun korban ditinggal pergi. Korban lalu melaporkan kejadian tersebut, polisi pun berhasil mengamankan tersangka melalui sebuah strategi penjebakan di Jalan Pasteur, Kota Bandung.

Sementara itu, FS yang kesehariannya bekerja sebagai sopir angkot ini mengaku hanya mengada-ada soal kemampuan gaibnya. “Itu hanya modus saja. Sebenarnya saya bukan mahasiswa yang punya ilmu gaib. Saya hanya sopir angkot,” ucapnya.

Akibat perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan Pasal 81 UURI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo 286 KUHPidana tentang Pemerkosaan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

IndoSeks – Seks (sex) atau persetubuhan merupakan sesuatu hal yang penting dan merupakan suatu kebutuhan bagi manusia terutama bagi pasangan suami isteri. Banyak orang melakukan seks (sex) dengan berbagai cara demi mendapatkan kepuasan, mulai dari mencoba berbagai posisi sex, sampai saling bertukar pasangan seperti yang dilakukan R salah seorang Anggota Komunitas Swinger.

Komunitas SwingerKomunitas Swinger merupakan sebuah komunitas saling tukar pasangan guna mendapat kepuasan seks (sex) mirip sekali dengan Pesta Seks. Komunitas ini benar-benar ada namun sangat tertutup.

Seperti yang diberitakan Merdeka.com, perbincangan dengan R yang merupakan salah satu Anggota Swinger, R mengaku bergabung dengan komunitas swinger karena dia bersama istrinya ingin berfantasi dalam kegiatan seksual. 

Mulanya dia urungkan, namun setelah berkomunikasi sang istri juga menyetujui. Lantas R mencari pasangan untuk saling bertukar istri. "Kami mencari kepuasan," ucapnya.

Ihwal R melakukan swinger dengan bertukar kontak BlackBerry lewat jejaring sosial. Setelah janjian, dia kopi darat. Jika sama-sama cocok pertemuan berakhir dengan bersenggama bertukar pasangan. R bermain dengan istri lain. Sedangkan istrinya bermain dengan suami dari wanita ditiduri R.

"Saling bertukar," katanya. "Kita sama-sama berada dalam kamar itu." Tanpa malu dua pasangan manusia beda ikatan hubungan itu berpacu untuk mencari kenikmatan.



IndoSeks - Perilaku yang tak pantas yang di miliki Jumianto seorang Anggota DPR Kabupaten Batanghari bersama seorang Perawat berinisial SS (24) yang merupakan selingkuhannya, mereka berdua melakukan aksi yang tidak senonoh alias mesum di dalam sebuah mobil minibus Toyota Avanza bernopol B 2596 TO.

Mesum di Mobil
Aksi mereka diketahui setelah Aparat kepolisian yang sedang bertuga berpatroli merasa curiga melihat sebuah mobil yang sedang parkir di tepi jalan bergoyang. Setalah di dekati terlihat seorang pria dan wanita sedang asik bercumbu di dalam sebuah mobil tersebut ia adalah Jumianto dan SS.

Ketika ketahuan petugas, Jumianto langsung sigap melarikan mobilnya, sehingga terjadi aksi kejar-kejaran antara Jumianto dengan polisi. 

Kanit Pidum Polres Batanghari Ipda Edi Januar menuturkan petugas sempat mengeluarkan tembakan untuk menghentikan Avanza, namun mobil berwarna hitam itu terus tancap gas. Hingga akhirnya di simpang depan Kejaksaan Negeri (Kejari) Muarabulian, mobil yang dikemudikan oleh Jumianto terjebak lampu merah. Aksi pelariannya pun berhasil dihentikan petugas.

Dari pengakuan si perawat tersebut, mereka juga belum lama bermesraan di mobil itu sebelum ketahuan polisi. Parahnya, SS juga sudah mengetahui kalau Jum sudah beristri. 

Kejadian memalukan ini menjadi sorotan di Jambi. Apalagi Jum seorang anggota DPRD. Dia pun dipanggil Badan Kehormatan DPRD untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
IndoSeks - Nasib malang menimpa gadis belia (ABG), sebut saja Mawar (bukan nama sebenarnya), warga Cibeber, Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya. Korban dicabuli ponakan serta kakak kandung ayahnya sendiri. 

ABG Diperkosa
Ilustrasi
Sang bapak (Paman Korban) beralasan menyetubuhi korban karena tergiur kemolekan tubuhnya. sedangkan anaknya (Sepupu Korban) yang masih pelajar SMP, berdalih dirinya tega memperkosa korban karena terangsang setelah melihat video porno Ariel dan Luna Maya di handphone.

Tindak asusila yang dilakukan Saen (56) serta anaknya DG (14) sudah berlangsung sejak tahun 2009 lalu alias enam tahun lamanya. Kedua pelaku mengancam korban dengan kekerasan agar perbuatan bejatnya tidak terbongkar.

Tindak asusila keduanya dilakukan di rumah ayah kandung korban yang tak jauh dari rumah pelaku. Perceraian kedua orang tuanya membuat korban minim pengawasan. Korban tinggal bersama ayah kandung yang sehari-hari bekerja. Sementara ibu kandungnya sudah menikah lagi dan tinggal di Jawa Tengah.

Usai menjalani visum, Jumat (14/11) siang, korban menjalani pemeriksaan polisi didampingi ayah tirinya. Sementara pelaku terpaksa mendekam di balik jeruji besi menunggu proses hukum selanjutnya.